Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur lakukan sidak lokasi longsor di jalan Raya Ponorogo – Pacitan
  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Desember
  • 5
  • Pemkab Dan Polres Bangun Sumur Air Dalam di 4 Titik Kawasan Kekeringan
  • Jelajah

Pemkab Dan Polres Bangun Sumur Air Dalam di 4 Titik Kawasan Kekeringan

Gema Surya FM Kamis 5 Desember 2024 | 12:51 WIB
fdg
Polres bersama pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo menambah empat titik pembangunan sumur. (Foto/Yudi)

Tak ingin terulang krisis air bersih di saat musim kemarau, Polres bersama pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo menambah empat titik pembangunan sumur dalam. 4 titik tersebut  yakni dua titik lokasi di Kecamatan Slahung yakni Desa Wates dan Bedog, satu titik di desa Dayakan Kecamatan Badegan, dan satu titik desa Karangpatihan di Kecamatan Pulung.

AKBP Anton Prasetyo Kapolres Ponorogo, mengatakan air sumur dalam yang ia resmikan bersama Bupati Sugiri Sancoko itu diklaim dalam kondisi layak untuk dikonsumsi. Rata-rata air ini bisa digunakan untuk mengairi 50-80 hektare lahan, dan bisa memenuhi kebutuhan air bagi 50 KK di satu RT.

Sementara itu Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo, menjelaskan, pembangunan sumur dalam itu bertujuan mengatasi kekeringan yang selalu terjadi berulang setiap tahun. Selain itu juga sebagai upaya mitigasi, agar kejadian serupa ke depan tidak terulang kembali.

Pihaknya menargetkan dalam waktu dua tahun ke depan, ada puluhan titik sumur dalam yang dibangun di wilayah terdampak kekeringan di Bumi Reog. Dengan demikian, ketika musim kemarau panjang, warga tidak lagi kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya upaya lain seharusnya dibangun embung. Karena kalau musim hujan, hampir 70 persen air hujan itu terbuang ke sungai, padahal begitu musim kemarau air itu dibutuhkan.

Maka butuh manajemen penyimpanan yang belum kelar sampai hari ini, maka pihaknya mencanangkan ada biopori, embung, termasuk bekerjasama dengan Perhutani.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Hujan Angin, Belasan Pohon Ayoman di Ponorogo Roboh
Next: Tebing Longsor di Desa Serag Pulung Timpa Dapur Rumah Warga

Related Stories

WhatsApp Image 2026-04-23 at 14.31.51
  • Jelajah

Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur lakukan sidak lokasi longsor di jalan Raya Ponorogo – Pacitan

Gema Surya FM Kamis 23 April 2026 | 15:24 WIB
HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.