Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • November
  • 12
  • Dinkes Ingatkan Bahaya Plastik Untuk Bungkus Makanan Panas, Sudah Ada Sosialisasi Kepedagang
  • Jelajah

Dinkes Ingatkan Bahaya Plastik Untuk Bungkus Makanan Panas, Sudah Ada Sosialisasi Kepedagang

Gema Surya FM Selasa 12 November 2024 | 13:29 WIB
PLASTIK MAKANAN
Warga diminta mewaspadai penggunaan kantong plastik untuk bungkus makanan matang apalagi masih panas. (Foto/Ilustrasi)

Warga diminta mewaspadai penggunaan kantong plastik untuk bungkus makanan matang apalagi masih panas. Hal tersebut disampaikan Teguh Budi prihwanto, Kabid kesmas dinas kesehatan lantaran kantong plastik bisa berdampak buruk untuk kesehatan.

Apalagi saat ini banyak ditemui para pedagang yang mangkal di depan sekolah, masih menggunakan kantong plastik baik untuk berbagai macam jajanan fast food. Ada lagi pedagang yang menggunakan bungkus mie instan yang berbahan plastik untuk wadah mie yang baru dimasak dengan konsumen anak anak.

Penggunaan kantong plastik untuk bungkus makanan dalam waktu jangka panjang mengganggu hormon reproduksi, memicu kanker, menurunkan kekebalan tubuh, berisiko terkenanya penyakit jantung dan diabet serta memicu gangguan saraf.

Untuk itu, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi penggunaan plastik berbahaya diantaranya melakukan sosialisasiĀ  ke sekolah sekolah yang banyak penjual kaki 5 dan mengedukasi pedagang terkait bahayanya penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan.

Sayangnya sosialisasi tersebut belum bisa menjangkau semua sekolah dan pedagang yang ada karena keterbatasan anggaran daerah. Nantinya untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya mengusulkan anggaran terkait sosialisasi-sosialisasi kepada sekolah dan pedagang kaki lima (PKL).

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Mengenang Sejarah Batik Ponorogo Yang Pernah Berjaya Ditahun 1960 an
Next: Program BIAS Masih Diwarnai Penolakan Wali Murid Anaknya Diimunisasi

Related Stories

Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.