Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2024
  • Agustus
  • 20
  • Karhutla di Gunung Gombak Nglarangan Kauman Ancam Ladang Jagung Dan Peternakan
  • Jelajah

Karhutla di Gunung Gombak Nglarangan Kauman Ancam Ladang Jagung Dan Peternakan

Gema Surya FM Selasa 20 Agustus 2024 | 15:40 WIB
gombak
Karhutla di Gunung Gombak Nglarangan Kauman Ancam Ladang Jagung Dan Peternakan. (Foto/Doc.BPBD)

Catatan kebakaran hutan dan lahan Karhutla di Ponorogo terus bertambah, terbaru gunung di wilayah Gombak atau Sarean di Desa Nglarangan kauman Somoroto membara sejak Senin sore (20/08) sekitar jam 16.00 WIB. 

Api baru berhasil dipadamkan pukul 24.00 WIB setelah pihak polsek, relawan, BPBD dibantu warga bahu membahu memadamkan amukan si jago merah, kendati demikian polisi masih melakukan penjagaan hingga Selasa 20 Agustus 2024, mengantisipasi muncul titik api lagi.

Kompol Haryo Kusbintoro Kapolsek Somoroto kepada gema surya mengatakan sebenarnya kebakaran berawal di perbukitan Desa Muneng pada Minggu 18 Agustus kemudian menjalar hingga kawasan sukosari dan Gombak larangan. 

“Titik api sebenarnya sudah sejak hari minggu kemarin, tanggal 18, pukul 14:00, berawal dari daerah muneng, karena kena angin, dari situ untuk daerah sukosari dan nglarangan sudah melaporkan ke pihak kepolisian untuk siap-siap jika nantinya merembet ke arah utara” terangnya kepada gema surya.

Yang terbakar kata Kompol Haryo, merupakan lahan milik masyarakat dengan mayoritas tanaman jati, untungnya yang terbakar hanya selasar atau rumput dan dedaunan kering di bawahnya saja. 

Hanya saja kebakaran tetap harus diatasi lantaran di bawah gunung ada ladang jagung serta peternakan warga, jika api menjalar hingga ke bawah tentu kerugian yang ditimbulkan cukup banyak dimana angin kencang dan cuaca kering akan membuat api semakin cepat meluas.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Grebeg Suro, Tingkat Reservasi Hotel di Ngebel Meningkat, Tarif Naik 100 Persen
Next: Bakar Sampah, Dapur Rumah di Lembah Babadan Ikut Ludes Dilalap Api

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.