Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
  • LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg
  • Kuasai Ruang Publik, Lapak Semi Permanen Dibongkar Petugas Gabungan
  • Banyak Lakalantas karena Lubang Jalan di Desa Plosojenar, Warga Inisiatif Tandai dengan Pilox
  • Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Januari
  • 6
  • Sambat Sakit Pelajar SMPN 2 Pulung Meninggal Dunia Saat Perjalanan Menuju Puskesmas
  • Headline
  • Jelajah

Sambat Sakit Pelajar SMPN 2 Pulung Meninggal Dunia Saat Perjalanan Menuju Puskesmas

Gema Surya FM Kamis 6 Januari 2022 | 06:57 WIB
Siswa SMPN 1 Pulung
Kondisi kelas korban yang sempat mengeluh sakit di dalam kelas. (Foto/Yudi)
Pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 2 Pulung Ponorogo, Rabu (5/1/21) harus terhenti sejenak. Ini setelah salah satu siswanya meninggal dunia secara mendadak. Siswi tersebut berinisial PAP warga Dukuh Gadungan Desa Plunturan Pulung. Sempat mengeluh ke guru piket tidak enak badan.
Seperti disampaikan Anik Wijayanti guru SMPN 2 Pulung, siswanya yang masih berusia 13 tahun itu datang ke sekolah jam 06.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 06.45 WIB izin ke guru piket untuk pulang ke rumah karena merasa tidak enak badan dan pusing.
Karena tak kuat, maka pihak sekolah menghubungi orang tua siswa untuk segera menjemput di sekolah. Ketika dijemput orang tuanya, yang bersangkutan sudah terlihat pucat serta lemas. Karenanya langsung dilarikan ke Puskesmas Pulung untuk mendapatkan perawatan namun dalam perjalanan menghembuskan nafas terakhir.
Iptu Hariyadi Kapolsek Pulung, membenarkan kejadian tersebut di mana korban PAP meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Pulung. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami Asfiksia Neonatorum atau sebagai kondisi ketika tubuh kekurangan oksigen serta aliran darah ke otak.
Kondisi tersebut didukung keterangan pihak keluarga dan temannya korban selama tiga hari sebelumnya memang sakit, dan tidak mau makan. Karena murni karena sakit dan tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban, maka jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (yd/rl)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: ODGJ Di Panti Duafa Desa Turi Jetis Diberdayakan Melalui Program Cinta Lingkungan Bersih
Next: Harga Daging Ayam Potong Melejit, Pedagang Mengaku Penjualan Sepi

Related Stories

tangga
  • Headline
  • Jelajah

Banyak Fasum Rusak di Pasar Legi, Pedagang Sambat

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 11:41 WIB
nurhadi
  • Jelajah

Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:49 WIB
LPG
  • Jelajah

LPG Non Subsidi Naik, Sejumlah Pangkalan Akui Belum Pengaruhi Penjualan Gas 3 Kg

Gema Surya FM Senin 20 April 2026 | 14:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.