
Budiwan Susanto Pemimpin cabang Bulog Ponorogo (foto: Yudi)
Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Ponorogo angkat bicara terkait sempat kosongnya stok beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Legi dalam beberapa hari terakhir. Kekosongan tersebut dipastikan bukan karena stok beras habis, melainkan akibat keterlambatan pasokan kemasan untuk pengemasan beras SPHP.
Pemimpin Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, mengatakan pihaknya memang sempat menunggu kiriman kemasan sehingga proses pengemasan beras SPHP tidak dapat dilakukan secara maksimal. Selain itu, Bulog juga mendapat tugas menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) selama Mei hingga Juni 2026.
“Stok beras sebenarnya aman. Kendalanya kemarin ada pada kemasan SPHP yang sempat kosong sehingga proses pengemasan menunggu pasokan kemasan datang. Di saat yang sama, kami juga mendapat penugasan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah,” ujar Budiwan.
Menurutnya, Bulog telah berkoordinasi langsung dengan para pedagang di Pasar Legi terkait kondisi tersebut agar tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Setelah kemasan tersedia, distribusi beras SPHP kembali dilakukan kepada pedagang.
“Kami sudah turun langsung ke Pasar Legi untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada para pedagang. Mulai Selasa, 9 Juni 2026, penyaluran kembali dilakukan kepada 16 pedagang dengan total sekitar 16 ton beras SPHP,” jelasnya.
Budiwan meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras SPHP. Pasalnya, stok beras di gudang Bulog Ponorogo saat ini masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Peminat beras SPHP memang sangat tinggi karena harganya terjangkau dan kualitasnya baik. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras di Bulog aman,” tegasnya.
Sekadar informasi, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Ponorogo saat ini mencapai sekitar 80 ribu ton. Jumlah tersebut diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga wilayah kerja Bulog Ponorogo, yakni Kabupaten Ponorogo, Pacitan, dan Magetan hingga Lebaran tahun depan.



