
foto dari tangkapan cctv yang ada di toko (foto: Yudi)
Warga Ponorogo kembali diresahkan aksi dua warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan penipuan dengan modus tukar uang. Kali ini, aksi tersebut menyasar sebuah toko pupuk di Desa Kemuning, Kecamatan Sambit. Akibat kejadian itu, uang di dalam laci kasir senilai sekitar Rp5 juta diduga raib digondol pelaku.
Muhammad Hamim, karyawan toko pupuk setempat, mengatakan peristiwa itu terjadi saat dua pria asing yang mengenakan masker dan topi datang ke toko untuk membeli bibit tanaman tomat. Setelah dilayani, salah satu pelaku meminta menukar dua lembar uang Rp50 ribu menjadi satu lembar uang Rp100 ribu model lama.
“Awalnya dua orang bule datang membeli bibit tomat. Setelah itu salah satunya meminta menukar uang dua lembar lima puluh ribu menjadi seratus ribu model lama,” ujar Hamim.
Menurut Hamim, saat proses penukaran uang berlangsung, salah satu pelaku mendekati area kasir dan mengajak petugas berbincang. Diduga saat itulah pelaku mengambil uang dari dalam laci kasir tanpa disadari penjaga toko.
“Salah satu bule mendekat ke laci kasir sambil mengajak ngobrol petugas. Setelah dicek, uang di dalam laci sekitar lima juta rupiah sudah hilang. Padahal kasir ada penjaganya dan kondisi toko saat itu juga ramai,” jelasnya.
Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi menggunakan mobil berwarna perak. Hamim menambahkan, kedua pria tersebut sempat berbicara menggunakan bahasa asing dan sedikit bahasa Indonesia. Keduanya berjenis kelamin laki-laki dan diduga berasal dari kawasan Timur Tengah.
“Kejadiannya sempat terekam CCTV dan sudah kami laporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” tambah Hamim.
Sementara itu, Babinsa Desa Kemuning Kecamatan Sambit, Serda Habibi, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang yang belum dikenal, terlebih warga negara asing yang datang dengan berbagai modus. Warga diminta segera melapor kepada aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.



