
Antusiasme masyarakat untuk menggunakan kereta api pada perjalanan mudik Lebaran 2026 terbilang tinggi. Berdasarkan data per 19 Februari 2026 pukul 07.44 WIB, tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun telah terjual sebanyak 55.147 tiket atau sekitar 69 persen dari total kapasitas 80.124 tempat duduk yang disediakan.
Dari capaian 69 persen tersebut, mayoritas tiket dipesan untuk keberangkatan tanggal 22 Maret hingga 1 April 2026 atau pada periode pasca Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan masa Angkutan Lebaran tahun ini ditetapkan selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Untuk masa Angkutan Lebaran 2026 ditetapkan selama 22 hari, mulai 11 Maret sampai dengan 1 April 2026. Hingga saat ini, penjualan tiket menunjukkan tren yang cukup baik, khususnya untuk periode setelah Lebaran,” ujar Tohari.
Selain data penjualan tiket keberangkatan awal, KAI Daop 7 Madiun juga mencatat total volume pelanggan yang akan naik dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 7 sebanyak 73.079 pelanggan. Angka tersebut termasuk pelanggan yang menggunakan KA-KA yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun.
Berdasarkan pantauan sementara, volume keberangkatan tertinggi terjadi pada periode pasca Lebaran (H+1 hingga H+10) dengan tingkat okupansi mencapai 80 persen hingga lebih dari 100 persen, terutama pada arus balik menuju kota-kota besar.
Sementara itu, untuk periode pra Lebaran tanggal 11 hingga 19 Maret 2026 serta pada Hari Raya Idul Fitri, rata-rata volume penumpang masih berada di bawah 50 persen dari kapasitas harian yang tersedia.
Menurut Tohari, kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat yang belum memperoleh tiket mudik.
“Meskipun tren penjualan bergerak dinamis, masyarakat tidak perlu khawatir karena tiket untuk beberapa tanggal dan kereta tertentu masih tersedia,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini kelas ekonomi menjadi primadona di kalangan pemudik karena adanya stimulus dari pemerintah berupa diskon tiket sebesar 30 persen untuk keberangkatan tanggal 14 hingga 29 Maret 2026.
“Kelas ekonomi cukup diminati karena ada program diskon 30 persen dari pemerintah untuk periode 14 sampai 29 Maret 2026. Ini tentu menjadi kesempatan baik bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau,” pungkas Tohari.



