
Foto : Dinas Informasi dan komunikasi statistik Ponorogo
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung mendatangi lokasi jembatan putus di Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Rabu sore 18 Februari 2026.
Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo itu membawa kabar gembira bagi warga. Ia memastikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan segera turun tangan membangun jembatan yang membentang di atas Sungai Jabak tersebut.
“Alhamdulillah, Kementerian PU siap membantu pembangunan jembatan ini. Ini menjadi solusi terbaik karena lokasinya berada di perbatasan,” ujar Lisdyarita di lokasi.
Dengan adanya pembangunan jembatan permanen nanti, warga tak perlu lagi menggunakan kereta gantung sederhana untuk menyeberangi Sungai Jabak saat menuju wilayah Kabupaten Trenggalek maupun sebaliknya.
Turunnya Kementerian PU sekaligus menjawab polemik mengenai kewenangan pembangunan, apakah menjadi tanggung jawab Pemkab Ponorogo atau Kabupaten Trenggalek, mengingat posisi jembatan berada di wilayah perbatasan.
Dalam kunjungannya, Bunda Lis juga mendapati warganya yang nekat melewati jembatan luncur untuk menuju Dusun Pegat, Desa Depok, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Sementara jalan alternatif yang tersedia memaksa warga harus memutar sejauh kurang lebih 20 kilometer.
“Kami prihatin karena warga terpaksa mengambil risiko. Keberadaan jembatan sementara tetap diperlukan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal sambil menunggu pembangunan jembatan permanen selesai,” tegasnya.
Ia mengakui kondisi kekuatan anggaran daerah menjadi pertimbangan tersendiri. Saat ini, Pemkab Ponorogo juga tengah menyiapkan pembangunan jalan serta menangani sejumlah jembatan roboh lainnya.
“Selain di sini, kami juga menangani jembatan di Wagir Kidul, Paringan, dan Grogol. Semua sedang kami upayakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” pungkasnya.



