
Evakuasi AS, warga Bulu Lor, Jambon yang hilang yang akhirnya ditemukan di dalam sumur melibatkan Tim Basarnas Trenggalek. (Gema Surya/Yudi)
JAMBON – Sempat dilaporkan hilang, seorang pelajar inisial AS, warga Bulu Lor, Kecamatan Jambon, ditemukan tewas membusuk di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 30 meter pada Senin (9/2/26) pagi
Remaja berusia 14 tahun itu meninggalkan rumah tanpa pamit selama tiga hari, bahkan masyarakat sekitar sempat melakukan pencarian.
Kapolsek Jambon, AKP Purwadi, mengatakan bahwa korban dilaporkan hilang sejak Jumat malam, 6 Februari 2026.
Dari keterangan keluarga korban, sebelum dilaporkan hilang, kondisi korban biasa saja dan tidak ada hal aneh.
Dijelaskan pula, sebelum korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, warga sempat melakukan pencarian dengan menggelar tradisi Buk Buk Teng.
Di tengah-tengah pencarian, tepatnya di sekitar sumur, warga mencium bau menyengat. Lokasi sumur tersebut berada di utara rumah korban dengan jarak sekitar 100 meter.
Salah satu warga mencoba melihat ke dalam sumur menggunakan senter dan melihat posisi korban sudah dalam keadaan mengapung, sehingga kejadian tersebut langsung dilaporkan ke polisi.
Sementara itu, proses evakuasi jenazah melibatkan Basarnas Pos Trenggalek. Petugas sempat mengalami kesulitan, selain karena bau yang menyengat, juga adanya kekhawatiran kandungan gas beracun di dalam sumur tersebut.
Fitra Adma Chasandra, petugas Basarnas Pos Trenggalek, mengaku bahwa petugas harus berhati-hati dengan menguras gas terlebih dahulu sebelum mengangkat jenazah.
Akhirnya, petugas dibantu warga berhasil menarik jenazah dari dalam sumur. Untuk kepentingan penyelidikan, saat ini jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Hardjono untuk diautopsi. (yd/rl/ab)



