
Tak tega ketika melihat tukang becak usia renta masih mengayuh becak untuk mencari nafkah. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan hadiah becak listrik melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) kepada 200 pembecak di Kabupaten Ponorogo yang sebagian besar berusia senja. Becak listrik diserahkan Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S Deyang bersama Plt Bupati Lisdyarita di Pendopo Senin Sore 9 Februari 2026. Jajaran forkopimda Ponorogo pun mencoba menjadi penumpang becak listrik start dari Sekolah Rakyat (SR) Tambakyan Jalan Trunojoyo menuju Pendopo Ponorogo . Salah satu Katemin tukang becak kayuh yang sering mangkal di timur pasar legi mengatakan dirinya bersyukur menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto dengan bantuan tersebut maka akan memudahkan pekerjaannya. Apalagi pengoperasian becak listrik ini relatif mudah. Katemin yang telah berprofesi sebagai tukang becak sejak tahun 1977 berharap dengan diberikan bantuan ini bisa menambah pendapatannya kedepannya.
Sementara itu Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S Deyang mengungkapkan , becak listrik memang hadiah dari Presiden Prabowo, karena presiden tidak ingin lagi melihat ada warganya yang mencari nafkah dengan mengayuh becak, sudah tua masih bekerja keras. Presiden Prabowo Subianto merogoh koceknya pribadi untuk pembuatan becak listrik ini. Nantinya tukang becak kayuh di Ponorogo yang belum memperoleh, kata Nanik ada tahap selanjutnya untuk pemberian. Nanik meminta agar para penerima becak listrik dapat menjaganya dengan baik dan tidak jual, karena hadiah pemberian dari Presiden dan mohon pemerintah daerah juga memperhatikan
Sedangkan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan becak listrik ini merupakan teknologi ramah lingkungan dan tukang becak tidak perlu mengeluarkan tenaga ektra. Dirinya saat mencoba menjadi penumpang becak listrik tadi juga lumayan enak dan nyaman. Pemkab Ponorogo berencana menfaatkan becak listrik untuk becak wisata. Pihaknya meminta penerima becak listrik untuk merawat kendaraan roda tiga dengan baik. Bunda Lis sapaanya mewanti wanti agar penerima becak listrik tidak menjual dan mengadaikannya.



