Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Mobil Kas Keliling Milik BI Diserbu Warga Ponorogo yang Ingin Tukar Uang Baru
  • Bunda Lisdyarita Ungkap Sosok Tepat Untuk Sekda Ponorogo, Dorong 9 Pejabat Eselon 2 Untuk daftar
  • Tanggul Sungai Sono di Desa Ngadisanan Sambit Ambrol, Berdampak Pada Keberadaan Jembatan Sesek Tak Bisa Dilalui Warga
  • Yamaha MX New Milik Warga Sriti Sawoo Raib, Kerugian 20 Juta Rupiah
  • Dua Pekan Operasi Semeru 2026 , Polisi Keluarkan 19.839 Surat Tilang Dan Teguran
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 4
  • Masih Ada ODGJ Hidup Dalam Pasungan, Ini Tanggapan Pengelola Panti Dhuafa Jetis
  • Jelajah

Masih Ada ODGJ Hidup Dalam Pasungan, Ini Tanggapan Pengelola Panti Dhuafa Jetis

Gema Surya FM Rabu 4 Februari 2026 | 17:16 WIB
rama

Rama Philips, pengelola Panti Dhuafa Lansia Jetis Ponorogo. (Foto/Istimewa)

Masih adanya ODGJ di Ponorogo yang terpaksa dikurung maupun dipasung karena dianggap membahayakan, membuat prihatin Rama Philips, pengelola Panti Dhuafa Lansia Jetis. Kepada gema surya Lelaki yang telah puluhan tahun merawat pasien gangguan jiwa itu menilai, ODGJ yang mengamuk kerap disebabkan kurangnya perhatian dari pihak keluarga dan lingkungan sekitar. 

Berdasarkan pengalamannya, ODGJ yang telah keluar dari rumah sakit jiwa justru sering dikucilkan.Padahal, mereka membutuhkan perhatian khusus, di mana keluarga harus rutin melakukan komunikasi dan pendampingan. Karena itu, setiap ODGJ yang direhabilitasi di pantinya, edukasi pertama kali justru diberikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Lebih lanjut dijelaskan, selain pengobatan yang tidak boleh terputus, pasien ODGJ juga memerlukan pendekatan melalui rehabilitasi. Saat ini, hampir semua wilayah telah memiliki Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) yang menyediakan pelayanan obat bagi pasien ODGJ. Jika sudah menjalani pengobatan namun belum menunjukkan perkembangan, pasien sebaiknya dibawa ke panti atau rumah sakit jiwa untuk mendapatkan rehabilitasi lanjutan.

Di Panti Dhuafa Jetis, lanjut Rama, saat ini terdapat sekitar 120 pasien dengan kondisi gangguan jiwa. Dari ratusan pasien yang telah ditanganinya, puluhan di antaranya dinyatakan sembuh dan kembali hidup normal di masyarakat.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Meroket Harga Daging Ayam Potong, Serapan Dapur MBG Tinggi
Next: Proyek Face Off Pedestrian Ahmad Dahlan–Sultan Agung Gagal Tahun Ini, Terkendala Anggaran

Related Stories

WhatsApp Image 2026-02-24 at 13.44.36
  • Jelajah

Mobil Kas Keliling Milik BI Diserbu Warga Ponorogo yang Ingin Tukar Uang Baru

Gema Surya FM Selasa 24 Februari 2026 | 14:59 WIB
WhatsApp Image 2026-02-24 at 14.39.52
  • Jelajah

Tanggul Sungai Sono di Desa Ngadisanan Sambit Ambrol, Berdampak Pada Keberadaan Jembatan Sesek Tak Bisa Dilalui Warga

Gema Surya FM Selasa 24 Februari 2026 | 14:45 WIB
WhatsApp Image 2026-02-24 at 13.43.48
  • Jelajah

Bunda Lisdyarita Ungkap Sosok Tepat Untuk Sekda Ponorogo, Dorong 9 Pejabat Eselon 2 Untuk daftar

Gema Surya FM Selasa 24 Februari 2026 | 14:50 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.