Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Curah Hujan Tinggi Petani Durian di Ngrogung Ngebel Gagal Panen
  • Harga di Bawah 16 Ribu Rupiah per Liter, Minyakita dari Bulog di Pasar Legi Ludes Diserbu Konsumen
  • Tali Pengikat Lepas, Seekor Sapi Betina Tercebur Sumur di Desa Pandak Balong Ponorogo
  • Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Bekiring Pulung Ambruk
  • Sopir Bus Mini Protes Operasional PO Kalisari Surabaya–Badegan, Pendapatan Turun 70 Persen
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 31
  • Curah Hujan Tinggi Petani Durian di Ngrogung Ngebel Gagal Panen
  • Jelajah

Curah Hujan Tinggi Petani Durian di Ngrogung Ngebel Gagal Panen

Gema Surya FM Sabtu 31 Januari 2026 | 10:02 WIB
DRN

Tingginya curah hujan di wilayah Ngebel, Ponorogo, menyebabkan pohon durian tidak bisa berbuah secara maksimal. Akibatnya, banyak petani harus merasakan gagal panen dalam beberapa tahun terakhir.

Di objek wisata Kampung Durian, Desa Ngrogung, Ngebel, aktivitas bahkan terpaksa tutup sementara. Dari ratusan tanaman durian yang ditanam, produksi buah sangat minim sehingga tidak mampu memenuhi permintaan pengunjung.

Pengelola Kampung Durian, Bambang Subagyo, mengatakan sejak 2021 hingga saat ini para petani belum merasakan panen sesuai harapan.

“Sejak 2021 sampai sekarang kami belum benar-benar menikmati panen yang bagus. Hampir setiap tahun curah hujan tinggi terus,” ujarnya.

Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi membuat bunga durian mudah rontok sebelum menjadi buah. Kalaupun ada yang berbuah, rasanya kurang manis.

“Kalau pun jadi, rasanya hambar, tidak semanis biasanya. Bukan hanya durian, manggis juga terdampak,” jelasnya.

Seharusnya pada September lalu pohon mulai berbunga. Namun karena hujan turun hampir setiap hari, bunga rontok dan gagal menjadi buah.

Bambang menambahkan, sebenarnya banyak pedagang durian dari luar daerah yang ingin masuk ke Kampung Durian Ngrogung. Namun tawaran tersebut ditolak demi menjaga kualitas dan ciri khas durian lokal.

“Kami tetap mempertahankan durian asli Ngebel, seperti jenis Kenis Kanjeng yang sudah bersertifikat. Kami ingin menjaga kualitas,” tegasnya.

Dengan kondisi ini, para petani berharap cuaca ke depan lebih bersahabat agar produksi durian Ngebel kembali normal dan Kampung Durian bisa beroperasi penuh seperti sedia kala.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga di Bawah 16 Ribu Rupiah per Liter, Minyakita dari Bulog di Pasar Legi Ludes Diserbu Konsumen

Related Stories

myk
  • Jelajah

Harga di Bawah 16 Ribu Rupiah per Liter, Minyakita dari Bulog di Pasar Legi Ludes Diserbu Konsumen

Gema Surya FM Sabtu 31 Januari 2026 | 09:48 WIB
sapi
  • Jelajah

Tali Pengikat Lepas, Seekor Sapi Betina Tercebur Sumur di Desa Pandak Balong Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 31 Januari 2026 | 09:24 WIB
MKT
  • Jelajah

Harga di Bawah Rp16 Ribu per Liter, Minyakita dari Bulog di Pasar Legi Ludes Diserbu Konsumen

Gema Surya FM Jumat 30 Januari 2026 | 16:27 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.