
Rumah milik Sarni, warga Dukuh Nguncup, Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Ponorogo, ambruk rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kepala Desa Bekiring, Agus Santoso, saat dikonfirmasi menjelaskan rumah tersebut masih terbuat dari papan dengan ukuran kurang lebih 8 x 5 meter. Dalam beberapa hari terakhir, wilayahnya memang dilanda angin kencang hingga akhirnya merobohkan bangunan rumah milik warganya itu.
Beruntung saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal Sarni mencari rumput untuk pakan ternak. Sementara anak-anaknya sudah berkeluarga dan memiliki rumah sendiri.
Pasca kejadian, warga sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan. Untuk sementara waktu, Sarni dan istrinya tinggal di rumah anaknya yang lokasinya tidak jauh dari rumah yang roboh tersebut.
Selain merobohkan rumah, angin kencang juga membuat pohon pete tumbang dan menimpa kandang ayam milik warga. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu parah.



