Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Ribuan Pelanggar yang Terjaring Operasi Keselamatan Semeru Padati Kantor Kejaksaan
  • Jumlahnya Bertambah Banyak, Plt Bupati Tekankan Standar Higienis SPPG
  • Antisipasi Pengemis dan Pengamen Selama Ramadhan, Satpol PP Gencarkan Razia
  • Pamit Cari Rumput, Petani Asal Ngrayun Ditemukan Meninggal Dunia di Kawasan Hutan Perhutani
  • Puasa, Jumlah Pendonor di UDD PMI Ponorogo Turun, Ancam Stok Darah
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 26
  • Tanggul Sungai Longsor di Demangan Siman, Belasan Rumah Warga Terancam Banjir
  • Jelajah

Tanggul Sungai Longsor di Demangan Siman, Belasan Rumah Warga Terancam Banjir

Gema Surya FM Senin 26 Januari 2026 | 14:46 WIB
TANGGGGG

Kondisi tanggul jebol dan longsor, material talut terbawa banjir. (Foto/Sugiman)

Warga RT 01 RW 01 Dukuh Presikan, Desa Demangan, Kecamatan Siman, Ponorogo, resah menyusul longsornya tanggul sungai sepanjang kurang lebih 15 meter. Jika tidak segera ditangani, belasan rumah warga yang berada di dekat sungai terancam terendam banjir.

Seperti disampaikan Sugiman salah satu warga setempat Senin (26/01), longsornya tanggul tersebut sudah terjadi sejak sepekan terakhir, namun hingga kini belum terlihat adanya perhatian dari Pemerintah. Padahal material longsoran sudah berjatuhan ke sungai dan apabila hujan deras turun, dipastikan luapan air sungai akan masuk ke pemukiman penduduk.

Ada sekitar 15 rumah yang terancam terdampak banjir, sehingga pihaknya berharap segera ada perbaikan. Ia menambahkan, pihaknya telah menyampaikan informasi ambrolnya tanggul tersebut melalui berbagai grup media sosial.

Sementara itu, Kepala Desa Demangan, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jaenuri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya tanggul sungai yang longsor di RT 01 RW 01 Dukuh Presikan. Bahkan berdasarkan laporan yang diterimanya, longsor tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan di empat titik yang pada tahun 2024 lalu sempat jebol.

Menurut Jaenuri, pihak Balai DAS Solo sebelumnya sudah meninjau lokasi setelah pihak desa menyampaikan laporan. Namun, diduga akibat adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, hingga saat ini belum ada tindak lanjut penanganan.

Dijelaskan Jaenuri, jebolnya tanggul di beberapa lokasi tersebut sangat merugikan warga yang tinggal di sekitar sungai. Tidak hanya rumah warga yang terendam banjir, usaha ternak milik warga juga terdampak, bahkan ratusan ekor ayam dilaporkan mati akibat banjir.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Pemkab Anggarkan 3M Untuk Overlay Ulang Jalan Gajah Mada
Next: Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Wanita di Golan, Sukorejo; Diduga Berada di Gunungkidul, Yogyakarta

Related Stories

WhatsApp Image 2026-02-25 at 12.17.35
  • Headline
  • Jelajah

Ribuan Pelanggar yang Terjaring Operasi Keselamatan Semeru Padati Kantor Kejaksaan

Gema Surya FM Rabu 25 Februari 2026 | 12:42 WIB
WhatsApp Image 2026-02-25 at 12.04.32
  • Jelajah

Jumlahnya Bertambah Banyak, Plt Bupati Tekankan Standar Higienis SPPG

Gema Surya FM Rabu 25 Februari 2026 | 12:36 WIB
Donor.jpg
  • Jelajah

Puasa, Jumlah Pendonor di UDD PMI Ponorogo Turun, Ancam Stok Darah

Gema Surya FM Rabu 25 Februari 2026 | 11:59 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.