
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Ponorogo mendirikan Beauty Garden sebagai lahan percontohan pertanian keluarga. Beauty Garden ini berlokasi di Jalan Sompil, RT 01 RW 01, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.
Lahan tersebut dimanfaatkan untuk pembibitan berbagai jenis tanaman kebutuhan masyarakat, mulai dari sayuran hingga buah-buahan. Launching perdana Beauty Garden dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, oleh Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PDA Ponorogo yang berkolaborasi dengan Majelis Kesehatan PDA Ponorogo.
Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PDA Ponorogo, Minuk Suhartini Gufron, menjelaskan Beauty Garden merupakan lahan percontohan yang dikembangkan untuk menggerakkan masyarakat, khususnya ibu-ibu Aisyiyah, agar mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Beauty Garden ini kami kembangkan sebagai lahan percontohan untuk menggerakkan ibu-ibu Aisyiyah agar bisa mandiri memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui konsep lumbung hidup,” ujar Minuk Suhartini Gufron.
Menurutnya, kemandirian pangan dapat dimulai dari rumah dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada, bahkan menggunakan media tanam sederhana.
“Bertanam tidak harus di lahan luas. Bisa memanfaatkan pekarangan rumah, bekas botol air mineral, kaleng bekas, atau polybag sebagai media tanam,” jelasnya.
Melalui program ini, masyarakat didorong menanam berbagai jenis sayuran hijau yang mudah dibudidayakan, seperti kangkung, sawi, bayam, hingga cabai, cukup di sekitar rumah.
“Kalau menanam sendiri di rumah, kebutuhan pangan bisa selalu terpenuhi. Bahkan jika hasilnya berlebih, bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” tambah Minuk.
Ia mencontohkan, menanam cabai dan tomat di pekarangan rumah bisa menjadi solusi ketika harga komoditas tersebut melonjak di pasaran.
“Menanam cabai itu sangat membantu. Saat harga cabai naik, ibu-ibu tidak perlu panik karena sudah punya stok sendiri di rumah. Begitu juga dengan tomat,” katanya.
Dalam pengembangan Beauty Garden ini, PDA Aisyiyah Ponorogo juga mendapatkan dukungan penuh dari Mahya Foundation sebagai mitra pendukung program ketahanan pangan berbasis keluarga.



