
Sebuah truk bermuatan mrambut atau merang terguling di Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di tikungan selatan perbatasan Ponorogo–Trenggalek, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat muatan berlebih atau overload.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning dengan nomor polisi AE 8440 US mengalami kerusakan pada spion sebelah kanan yang pecah serta bak truk yang rusak. Selain itu, kejadian ini sempat menghambat arus lalu lintas karena truk terguling dan menutup sebagian badan jalan.
Kanit Humas Polsek Sawoo, Aipda Rio Bagus, mengatakan kendaraan baru bisa dievakuasi beberapa jam setelah kejadian.
“Evakuasi truk baru bisa dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB. Selama proses evakuasi berlangsung, kami melakukan pengamanan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup,” ujar Aipda Rio Bagus.
Lebih lanjut dijelaskan, truk tersebut dikemudikan oleh Brian Dwi Saputra (19), warga Blimbing, Malang. Saat kejadian, kendaraan bermuatan mrambut atau merang itu melaju dari arah Ponorogo menuju Trenggalek.
“Sesampainya di tikungan selatan perbatasan Ponorogo–Trenggalek, truk oleng dan kemudian terguling,” jelasnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan diduga disebabkan oleh muatan yang melebihi kapasitas kendaraan, sehingga saat berbelok keseimbangan truk tidak stabil.
“Dari hasil olah TKP sementara, kecelakaan terjadi karena muatan overload. Ketika kendaraan berbelok, keseimbangannya hilang,” tambahnya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengusaha maupun sopir angkutan barang agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat mengangkut muatan, terutama ketika melintasi jalur dengan banyak tanjakan dan tikungan.
“Kami mengimbau agar pengusaha dan sopir kendaraan mempertimbangkan faktor keamanan saat mengangkut barang, terlebih jika jalur yang dilalui memiliki banyak tanjakan dan tikungan,” pungkas Aipda Rio Bagus.



