
Harga daging ayam potong di Kabupaten Ponorogo yang sebelumnya sempat meroket hingga Rp36 ribu sampai Rp37 ribu per kilogram, kini berangsur-angsur mengalami penurunan sejak empat hari terakhir.
Nungki, pedagang daging ayam potong di kawasan Jalan Baru Suromenggolo, mengatakan per Jumat, 9 Januari 2025, harga daging ayam potong berada di kisaran Rp32 ribu hingga Rp33 ribu per kilogram.
“Sekarang harganya sudah turun, per hari ini kisaran Rp32 ribu sampai Rp33 ribu per kilo,” kata Nungki, Jumat (9/1/2025).
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab turunnya harga daging ayam potong. Namun menurutnya, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan sejumlah dapur MBG atau SPPG di Kota Reyog yang tutup sementara.
“Memang tidak tahu pasti penyebabnya, tapi kemungkinan karena beberapa dapur MBG atau SPPG tutup sementara,” ujarnya.
Nungki menambahkan, tempat usahanya sebelumnya juga diminta untuk memasok daging ayam ke dapur MBG. Namun, sejak beberapa hari terakhir, pesanan tersebut dihentikan karena anggaran belum cair.
“Kami sempat diminta menyuplai, tapi beberapa hari ini pesanannya dihentikan dengan alasan anggaran belum cair,” jelasnya.
Akibat dihentikannya pesanan tersebut, ketersediaan daging ayam di pasaran menjadi melimpah. Kondisi ini berdampak pada penurunan harga yang terjadi hampir setiap hari.
“Otomatis stok jadi melimpah, jadi tiap hari harga turun sekitar Rp1.000 per kilo,” tambahnya.
Menurut Nungki, saat dapur MBG beroperasi normal, volume penjualan daging ayam potong bisa mencapai 200 kilogram per hari. Selain memasok dapur MBG, ia juga melayani permintaan dari restoran, rumah makan, hingga konsumen rumah tangga.
“Kalau dapur MBG jalan, penjualan bisa tembus 200 kilo. Di luar itu kami juga melayani restoran, rumah makan, dan pelanggan rumah tangga,” pungkasnya.



