Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 7
  • Luapan Sungai Pelem di Bedi Kulon Bungkal Rendam Puluhan Hektar Sawah, Warga Buat Tanggul Sementara
  • Jelajah

Luapan Sungai Pelem di Bedi Kulon Bungkal Rendam Puluhan Hektar Sawah, Warga Buat Tanggul Sementara

Gema Surya FM Rabu 7 Januari 2026 | 10:59 WIB
Bedi

Pemerintah Desa Bedi Kulon, Kecamatan Bungkal, bersama BPBD Ponorogo mulai membangun tanggul darurat setelah luapan Kali Pelem merendam puluhan hektare tanaman padi di RT 3 RW 1 Dukuh Bogem.

Perangkat Desa Bedi Kulon, Painto, mengatakan bantuan alat berat dan bahan penunjang mulai didatangkan pada Minggu (2/1/2026). Warga kemudian melanjutkan dengan kerja bakti keesokan harinya.

“Minggu alat berat sudah datang, termasuk sesek bambu. Senin langsung kami tindak lanjuti bersama warga untuk membuat tanggul darurat,” jelas Painto.

Ia menerangkan, selama ini plengsengan Kali Pelem hanya berupa timbunan tanah sehingga mudah longsor saat debit air naik. Kondisi makin parah karena terjadi pendangkalan sungai.

“Plengsengan masih tanah, jadi gampang ambrol. Ditambah sungai dangkal dan saat hujan deras, sampah serta aram bambu menyumbat aliran. Air akhirnya meluap ke sawah warga,” ujarnya.

Painto menyebut pemerintah desa sudah mengusulkan normalisasi sungai kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Solo dan dinas terkait, agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sudah mengajukan normalisasi. Harapannya ada penanganan permanen, bukan hanya darurat,” katanya.

Beruntung, lahan pertanian yang sempat terendam kini mulai surut dan sebagian besar tanaman masih bisa diselamatkan.

“Alhamdulillah air sudah turun, mudah-mudahan padi warga bisa kembali pulih,” tambahnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Puluhan Hektare Padi di Ponorogo Gagal Panen Akibat Banjir
Next: Penganiayaan Dominasi Kasus Kriminalitas di Ponorogo Sepanjang 2025

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.