Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 7
  • Hanya 108 Hektar Sawah Terdampak Banjir yang Bisa Ajukan Klaim AUTP
  • Jelajah

Hanya 108 Hektar Sawah Terdampak Banjir yang Bisa Ajukan Klaim AUTP

Gema Surya FM Rabu 7 Januari 2026 | 13:25 WIB
pdn

Dari total 528 hektar sawah yang terendam banjir beberapa waktu lalu, hanya 108 hektar lahan yang dapat mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo, Tamar Mahara, menjelaskan klaim hanya berlaku bagi petani yang memang terdaftar sebagai peserta AUTP.

“Untuk bisa memperoleh klaim AUTP, petani harus mengikuti program tersebut dan membayar premi per hektare. Premi itu sebagian besar didanai pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Menurut Tamar, lahan yang layak klaim juga harus mengalami kerusakan minimal 75 persen akibat banjir.
“Jika memenuhi syarat, petani akan menerima AUTP sekitar enam juta rupiah per hektare dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), dan itu diberikan dalam bentuk uang tunai,” katanya.

Tamar menambahkan, sebenarnya ada 215 hektar sawah terdampak banjir yang ikut program AUTP. Namun setelah diverifikasi, hanya 108 hektar yang dinyatakan berhak mengajukan klaim.
“Proses klaim membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga bulan karena ada verifikasi lapangan dari pihak Jasindo,” terangnya.

Sementara itu, 107 hektar lahan terdampak banjir lainnya tidak dapat mengakses klaim asuransi. Pemerintah tetap menyiapkan alternatif bantuan.

“Kami mengupayakan agar petani yang tanamannya terendam banjir dan mati bisa mendapatkan bantuan cadangan benih dari pemerintah,” ujar Tamar.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Ponorogo Intensifkan Pemangkasan Ranting Pohon
Next: Trafik WiFi Publik Ponorogo Naik Saat Nataru, Titik Terpadat di Alun-alun

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.