
Libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi biro jasa perjalanan wisata di Ponorogo. Permintaan sewa armada dan paket wisata meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa.
Pengelola New Star Transwisata Ponorogo, Edy Priyo, menyebut lonjakan permintaan sudah terasa sejak awal Desember dan diperkirakan berlangsung hingga Januari mendatang.
“Sejak awal Desember sudah banyak yang pesan. Permintaan kunjungan ke tempat-tempat wisata padat, dan antrean jadwal sudah masuk sampai Januari,” kata Edy.
Menurutnya, destinasi favorit warga Ponorogo masih didominasi Yogyakarta dan Malang. Untuk Malang, mayoritas berasal dari kalangan pelajar.
“Kalau Malang, peminatnya anak-anak sekolah dari TK sampai SD. Biasanya minta diantar ke Jatim Park pada Desember ini,” jelasnya.
Memasuki Januari, segmen wisatawan sedikit bergeser.
“Januari nanti lebih banyak keluarga. Mereka umumnya hanya sewa armada ke Yogyakarta, bukan paket wisata lengkap,” ujar Edy.
Edy menambahkan, tarif jasa mengalami sedikit penyesuaian mengikuti tingginya permintaan.
“Ada peningkatan tarif, tapi tidak besar. Masih wajar karena menyesuaikan musim liburan,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Mulyadi, pengelola biro perjalanan Mahkota Wisata. Ia mengungkapkan, permintaan sudah mengalir sejak Oktober dari calon wisatawan yang ingin bepergian pada musim libur Nataru.
“Sejak Oktober sudah banyak yang booking untuk liburan akhir tahun,” tuturnya.
Berbeda dengan New Star Transwisata, di tempat usahanya permintaan justru didominasi kalangan karyawan kantor dan rombongan keluarga.
“Kalau di kami, kebanyakan karyawan dan keluarga. Bukan dari anak sekolah,” kata Mulyadi.
Destinasi favorit menurutnya tetap Yogyakarta, Malang, dan Semarang. Kenaikan tarif tak terhindarkan karena menyesuaikan dengan harga tiket masuk objek wisata serta akomodasi.
Kendala utama yang dihadapi biro perjalanan pada musim libur panjang adalah kemacetan, yang kadang berpengaruh pada jadwal keberangkatan dan layanan konsumsi.
“Macet memang jadi tantangan. Tapi semuanya masih bisa dikomunikasikan dengan mitra, jadi sejauh ini tidak ada masalah berarti,” tegas Mulyadi.
Biro perjalanan mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal agar jadwal, armada, dan akomodasi tetap tersedia selama puncak liburan.



