
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menangani timbunan sampah pasca acara Bumi Reog Berdzikir yang digelar di kawasan Alun-alun Ponorogo, Minggu (28/12/2025). Sejumlah armada dan petugas kebersihan langsung diterjunkan agar area kembali bersih.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto Sulistyawan, mengatakan pihaknya menurunkan road sweeper sebagai langkah percepatan penanganan.
“Road sweeper kami turunkan sebagai bentuk respon bantuan, supaya sampah pasca acara bisa segera tertangani,” jelas Adhi.
Menurutnya, jika pembersihan dilakukan secara manual, proses akan memakan waktu lebih lama.
“Kalau manual, waktunya akan sangat lama. Dengan road sweeper, pembersihan jauh lebih cepat,” ujarnya.
Pembersihan dilakukan selama dua hari setelah acara. Hingga Senin (29/12), kawasan Alun-alun dipastikan sudah bersih dari sampah. Jenis sampah plastik masih mendominasi.
“Sampah plastik yang terangkut mencapai sembilan dump truck. Padahal pada hari-hari biasa kami hanya mengangkut sekitar satu pikap,” terang Adhi.
Untuk mempercepat pekerjaan, DLH mengerahkan 30 petugas kebersihan.
“Ada 30 petugas kami turunkan supaya pengerjaan lebih cepat selesai,” imbuhnya.
Adhi berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan semakin meningkat, terutama saat menghadiri kegiatan skala besar.
“Harapan kami, ke depan masyarakat lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.



