
Nasib tragis menimpa Mbah Slamet (70), warga Dukuh Lorokan RT 002 RW 001, Desa Belang, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Lansia tersebut meninggal dunia setelah sepeda pancal yang dikendarainya ditabrak sepeda motor Honda Beat di Jalan Raya Bungkal, tepatnya di depan Kantor Perhutani, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.
Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi E 5069 NZ tersebut dikendarai Reinard Okta Rizki Wijaya (16) yang berboncengan dengan Wahid Kelvin Dewa Nugraha (13). Keduanya merupakan warga Desa Munggu, Kecamatan Bungkal.
Kapolsek Bungkal, AKP Anwar Fathoni, saat dikonfirmasi menjelaskan kronologis kejadian bermula saat korban baru saja ngopi di warung kopi depan Kantor Perhutani dan hendak pulang ke rumah.
“Korban saat itu hendak menyeberang jalan dari sisi barat ke arah selatan dengan mengendarai sepeda pancal merek Phoenix warna hijau,” ujar AKP Anwar Fathoni.
Namun, lanjutnya, secara bersamaan dari arah utara melaju sepeda motor Honda Beat yang kemudian menabrak korban.
“Karena jarak sudah dekat, pengendara motor tidak sempat menghindar sehingga menabrak korban. Akibat benturan tersebut korban terpental dan mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.
Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke RSUD dr. Harjono Ponorogo.
“Pengendara motor mengalami pendarahan di hidung serta patah tulang pada tangan, sedangkan pemboncengnya mengalami luka lecet di tangan dan kaki,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi karena kurangnya kehati-hatian pengendara motor serta minimnya penerangan jalan di lokasi kejadian.
“Saat ini kasus kecelakaan lalu lintas tersebut ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat,” pungkas AKP Anwar Fathoni.



