
Himbauan sekolah agar pengambilan rapor dilakukan oleh ayah disambut baik oleh wali murid. Sejumlah sekolah menyampaikan, rata-rata yang mengambil rapor anaknya adalah kalangan bapak-bapak.
Di SMPN 1 Ponorogo, 80 persen yang mengambil rapor anaknya adalah ayah. Kondisi itu jauh berbeda dengan sebelumnya yang selalu didominasi kaum hawa. Seperti disampaikan Kepala SMPN 1 Ponorogo, Imam Saifudin, dari pantauannya hanya 20 persen rapor yang diambil oleh para ibu.
Alasannya, kepala keluarga sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa hadir langsung untuk mengambil rapor dan diwakilkan kepada istri atau ibu. Pihaknya sangat mengapresiasi Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) oleh pemerintah, sebab mengembalikan peran seutuhnya seorang ayah yang bertanggung jawab terhadap pendidikan putra-putrinya.
Pihak sekolah bersyukur karena orang tua murid juga mendukung program tersebut. Dijelaskan, memang ada edaran dari Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan GEMAR dalam pengambilan rapor anak, sehingga ditindaklanjuti dalam undangan pengambilan rapor yang ditekankan agar dihadiri dan diambil langsung oleh sang bapak.
Dengan pengambilan rapor dilakukan langsung oleh ayah, jalinan komunikasi antara orang tua dan sekolah juga semakin baik.



