
Selama ini, momen pengambilan rapor anak di sekolah sering kali didominasi oleh kehadiran ibu. Sudah menjadi hal umum jika urusan sekolah dan pertemuan guru diserahkan sepenuhnya kepada ibu, sementara ayah fokus bekerja.
Namun, mulai Desember 2025 Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR). Inisiatif ini mengajak para ayah untuk hadir langsung ke sekolah dan terlibat aktif dalam pendidikan anak.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Nurhadi Hanuri, saat dikonfirmasi menjelaskan gerakan tersebut bukan sekadar seremonial saja, melainkan kembali melibatkan peran seorang ayah dalam setiap kegiatan anak.
Dengan melibatkan ayah dalam pengambilan rapor, anak akan mendapatkan dukungan emosional, di mana kehadiran ayah dapat menciptakan rasa percaya diri dan kenyamanan dalam belajar.
Selain itu, gerakan ini diharapkan mampu mengubah budaya pengasuhan dari yang terpusat pada ibu menjadi lebih kolaboratif dan setara. Ayah yang terlibat dalam pendidikan terbukti membantu meningkatkan motivasi dan hasil belajar anak.
Dalam Surat Edaran disebutkan bahwa ayah yang mengikuti gerakan ini diberikan dispensasi keterlambatan sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi, kantor, maupun tempat kerjanya.



