
Banjir yang melanda Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Selasa sore, 11 November 2025, merendam puluhan hektare lahan pertanian yang ditanami palawija. Namun, luas pasti area terdampak dan nilai kerugiannya masih dalam proses inventarisasi oleh pihak desa.
Kepala Desa Selur, Prapto, mengatakan banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya Kali Poko. Di wilayah hulu sungai, tepatnya di Desa Gajah dan Cepoko, hujan deras mengguyur sejak Selasa siang sekitar pukul 11.00 hingga sore hari.
Selain tanaman palawija yang baru ditanam, banjir juga merendam tanaman umbi-umbian dan porang yang berada di sekitar aliran sungai. Meski demikian, banjir tidak berlangsung lama karena pada Rabu pagi debit air sudah kembali normal.
Prapto menambahkan, banjir tersebut tidak sampai menjangkau permukiman warga, sehingga hanya lahan pertanian yang terdampak.



