
Usai terjadinya tanah longsor yang menimpa dapur rumah milik Bu Mitun, warga Dukuh Pupus RT 003 RW 002, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, warga bersama pemerintah desa setempat langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran.
Warga tampak kompak bergotong royong membersihkan tanah dan bebatuan yang menimbun bagian belakang rumah korban. Kepala Desa Pupus, Sijo, mengatakan proses pembersihan memerlukan waktu cukup lama karena lokasi yang sulit dijangkau.
“Lokasinya sempit, jadi warga tidak bisa leluasa saat membersihkan material. Tapi dengan semangat gotong royong, akhirnya longsoran tanah bisa dievakuasi secara manual,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Sijo menambahkan, bantuan berupa sembako telah disalurkan baik dari pemerintah desa maupun BPBD Ponorogo untuk membantu keluarga terdampak.
“Alhamdulillah, bantuan sudah kami salurkan. Untuk pemilik rumah masih bisa menempati bagian depan karena yang rusak hanya bagian dapur,” jelasnya.
Dari hasil pendataan sementara, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Ngebel sejak pukul 9 pagi hingga malam hari dengan intensitas tinggi. Longsoran tanah menimpa bagian belakang rumah setinggi 5–10 meter dengan panjang sekitar 7 meter.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.



