
Kasus dugaan percobaan tindak pidana penjambretan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Pulung, Ponorogo. Seorang perempuan, Mela (20 tahun), warga Desa Patik, Kecamatan Pulung, menjadi korban saat mengendarai sepeda motornya pada Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Pulung, tepatnya di area Alas Sukun yang masuk Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung. Berdasarkan laporan, Mela yang saat itu dalam perjalanan pulang dari RSUD dr. Harjono Ponorogo, dipepet oleh seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis PCX.
Pelaku yang beraksi seorang diri diduga berusaha merebut tas yang ditenteng korban. Beruntung, tas tersebut gagal dibawa kabur karena korban memberikan perlawanan. Namun nahas, pelaku yang jengkel lantas menendang motor Mela hingga korban dan kendaraannya terjatuh di jalanan yang minim penerangan.
Akibat insiden tersebut, Mela mengalami luka-luka, termasuk luka pada pipi kanan, lengan kanan, serta nyeri di bagian punggung.
Kapolsek Pulung, AKP Rosyid Effendi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan percobaan penjambretan tersebut.
“Betul, kami telah menerima laporan dugaan penjambretan yang menimpa saudari Mela. Korban mengalami luka pada pipi kanan, lengan kanan, dan nyeri punggung usai terjatuh bersama kendaraannya,” ujar AKP Rosyid Effendi.
Lebih lanjut, AKP Rosyid menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban melintas di jalan raya Ponorogo–Pulung setelah melewati warung makan Mbah Rusik. Pelaku kemudian memepet korban dengan motor PCX. Pelaku diketahui memiliki ciri-ciri menggunakan celana pendek dan jaket berwarna abu-abu.
Saat ini, tim gabungan dari Polsek Pulung dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo tengah melakukan penyelidikan. Petugas berupaya mengumpulkan barang bukti, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi meskipun diakui area TKP minim penerangan jalan.
Mengingat modus operandi pelaku yang menyasar tas pengendara motor, AKP Rosyid Effendi menghimbau kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu, untuk lebih berhati-hati.
“Kami menghimbau masyarakat apabila membawa tas, terutama ibu-ibu, harap dimasukkan ke dalam jok motor atau tidak membawa tas yang gampang ditarik untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.



