
Nasib malang menimpa Sudarto, warga RT 05 RW 02 Dukuh Sampung Lor, Ponorogo. Bagaimana tidak, jika lansia berumur 65 tahun itu hidup sebatang kara dengan kondisi sakit stroke sehingga akhirnya warga dan pemerintah desa setempat harus mengirimnya ke Panti Duafa Lansia Jetis, Kamis 23 Oktober 2025.
Kepala Desa Sampung, Suyoso, saat dikonfirmasi menjelaskan warganya itu harus menumpang di rumah tetangga bahkan juga dirawat oleh pemilik rumah tersebut. Pasalnya, Sudarto tidak memiliki anak dan sudah bercerai dengan istrinya.
Sebenarnya rumah yang ditempati sekarang merupakan peninggalan neneknya, tapi sudah ia jual saat masih muda. Ketika sudah tidak punya apa-apa lagi, kembali ke rumah itu. Beruntung pemilik rumah mau menerimanya bahkan merawat dibantu masyarakat sekitar.
Dikatakan, jika Sudarto awalnya bekerja sebagai sopir kemudian kena serangan gejala stroke. Meski saat itu sakit, masih bisa bekerja sebagai tukang parkir di pasar. Apesnya, saat naik motor yang bersangkutan terjatuh sehingga tidak bisa beraktivitas layaknya orang normal.
Sebelum dibawa ke Panti Duafa Lansia Jetis, pihak sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial P3A. Warganya itu memiliki KIS dan ada bantuan dana dari warga Sampung di Jakarta untuk bekal saat berada di panti. Sebenarnya Sudarto masih memiliki adik yang tinggal di Magetan namun nasibnya juga sama.



