
Dok Gemasurya
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan waspada potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur pada 20–25 Oktober 2025, termasuk wilayah Ponorogo.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi selama lima hari. Potensi cuaca ekstrem ini juga dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, hujan es, banjir atau banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, hingga angin puting beliung.
Menurutnya, fenomena tersebut disebabkan oleh gangguan gelombang atmosfer, yakni Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan gelombang Kelvin yang saat ini melintasi wilayah Jawa Timur.
“Pihaknya meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang ini. Misalnya, pepohonan yang berpotensi tumbang saat hujan angin, yang rantingnya lebat bisa dirapikan,” ujar Masun.
Berdasarkan data BPBD Ponorogo, pada Selasa kemarin (21/10/2025) dilaporkan terjadi peristiwa pohon tumbang di wilayah Bungkal.



