
Sempat viral postingan di media sosial tentang tempat wisata Mlokosewu di Desa Pupus, Ngebel, Ponorogo, yang tampak tidak terurus dengan banyaknya semak belukar dan fasilitas rusak. Menanggapi hal tersebut, Sijo, Kepala Desa Pupus, Ngebel, mengatakan bahwa pengelolaan tempat wisata Mlokosewu dilakukan oleh pihak ketiga. Berdasarkan informasi, perjanjian kerja sama antara Perhutani dan pihak ketiga sudah habis masa kontraknya pada tahun 2023 sehingga kondisi seperti sekarang ini merupakan dampaknya.
Pihaknya sebenarnya juga memiliki wacana untuk melakukan pengelolaan sendiri. Namun, pihak desa ingin memastikan terlebih dahulu bahwa kontrak kerja sama antara Perhutani dan pihak ketiga sudah benar-benar selesai.
Diakuinya, tempat wisata Mlokosewu sempat viral pada tahun 2018–2020. Namun, setelah Indonesia dilanda pandemi Covid-19, pengelola wisata tersebut mengalami kesulitan besar.



