
Sudah sebulan terakhir eskalator di Pasar Legi Ponorogo tidak berfungsi, sehingga menimbulkan keluhan baik dari pengunjung maupun pedagang. Kondisi ini membuat aktivitas perdagangan, khususnya di lantai atas, menjadi sepi.
Nanang, pedagang pakaian di lantai 4, mengaku usahanya menurun drastis sejak eskalator mati. Menurutnya, kerusakan mulai terjadi sejak akhir Agustus lalu. “Awalnya hanya eskalator menuju lantai 3 dan 4 yang mati, tapi sekarang semuanya tidak berfungsi. Yang masih hidup hanya satu eskalator sisi utara menuju lantai 2,” ungkapnya.
Ia menuturkan, banyak pengunjung enggan naik ke lantai atas karena harus menggunakan tangga, terlebih mayoritas pengunjung berusia lanjut. Sementara itu, fasilitas lift dinilai kurang efektif karena sebagian pengunjung tidak bisa mengoperasikannya dan kerap terjadi antrean panjang.
“Pendapatan saya turun hingga 50 persen sejak eskalator mati. Padahal pedagang di lantai 3 dan 4 tetap membayar retribusi pasar sama seperti lantai bawah,” keluhnya.
Pihaknya mengaku sudah menyampaikan keluhan kepada petugas pengelola pasar. Namun, jawaban yang diterima, perbaikan masih menunggu anggaran. “Harapannya segera diperbaiki jika memang rusak, karena eskalator ini sangat penting untuk kelancaran jual beli,” tambah Nanang.



