
Ponorogo – Banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Ponorogo dalam menjalankan usahanya hanya asal jalan, tanpa menerapkan manajemen usaha maupun perhitungan laba rugi. Akibatnya, usaha mereka stagnan dan sulit berkembang.
Untuk mengatasi hal tersebut, UPT BLP2TK Surabaya mengadakan pelatihan bagi puluhan pelaku UKM yang berlangsung di BLK Ponorogo selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 September 2025.
Sunarto, Ketua Forum IKM Ponorogo, menyampaikan ada sekitar 30 peserta yang mengikuti kegiatan ini. “Tujuannya meningkatkan produktivitas, memahamkan pentingnya manajemen usaha, serta mengenalkan metode bisnis dengan model kanvas—siapa konsumennya, apa keunggulan produk, potensi, dan lain-lain,” jelasnya.
Materi yang disampaikan meliputi peningkatan produktivitas berusaha, bisnis model kanvas, motivasi berusaha, serta pembukuan dan perhitungan harga pokok produksi (HPP).
Antusiasme peserta cukup tinggi. Mereka berharap pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut, mengingat selama ini sebagian besar pelaku UKM masih menganggap yang penting usaha “mlaku” tanpa memahami secara detail kondisi laba maupun rugi.



