
Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW ternyata berdampak besar pada sektor wisata, utamanya di Telaga Ngebel. (Gema Surya/Yudi)
Libur panjang (long weekend) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Selama tiga hari libur, Jumat hingga Ahad, jumlah wisatawan melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan hari libur biasa.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengatakan lonjakan kunjungan tersebut berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Biasanya Sabtu – Minggu paling tidak Rp26 juta. Dengan long weekend kemarin, kita tembus Rp58 juta lebih,” ungkap Judha.
Selain menyumbang PAD, tingginya jumlah pengunjung juga memberikan multiplier effect yang mampu mendongkrak perekonomian lokal di sekitar kawasan wisata Ngebel.
Menurut Judha, antusiasme wisatawan menunjukkan bahwa Telaga Ngebel masih menjadi destinasi favorit masyarakat, terutama saat libur panjang. Berdasarkan catatan Disbudparpora, kunjungan wisatawan paling ramai terjadi pada hari Minggu, sementara pada Jumat masih relatif rendah karena waktu libur lebih singkat.
Dengan capaian tersebut, pihaknya semakin optimistis dapat mengejar target PAD pariwisata tahun ini sebesar lebih dari Rp6 miliar.
“Momentum lonjakan kunjungan ini harus dijaga hingga akhir tahun,” harapnya.
Disbudparpora Ponorogo berkomitmen menggelar berbagai event di Telaga Ngebel untuk mempertahankan daya tarik wisatawan dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD daerah. (yd/rl/ab)



