
Keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi. Muhammad Bilal (27), pemuda asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia terpilih menjadi bagian dari Tim Nasional Futsal Putra Indonesia yang akan berlaga di SEA Deaf Games II 2025 di Jakarta pada 20–26 Agustus mendatang.
Bilal, yang sehari-hari memperkuat klub TMOR FC, menjadi satu-satunya atlet futsal tuna rungu dalam tim tersebut. Sejak 5 Agustus lalu, ia bersama 19 atlet nasional lainnya menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) intensif di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai persiapan menghadapi ajang bergengsi se-Asia Tenggara itu.
Jarwo, ayah Bilal, mengaku tidak menyangka putra tunggalnya bisa menembus tim nasional.
“Sehari-hari dia bekerja di Rumah Quran Mahya, Jalan Batoro Katong. Saya tidak menyangka anak saya bisa masuk timnas futsal Indonesia. Bilal punya tekad kuat kalau ingin meraih sesuatu. Asalkan positif, saya sebagai orang tua pasti mendukung,” tuturnya.
Sejak kecil, Bilal memang memiliki hobi di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Pengalamannya di level nasional juga cukup mentereng. Ia pernah memperkuat Persepon Ponorogo pada tahun 2018 dan 2021 di kategori umum, serta mewakili Provinsi Jawa Timur dalam kejuaraan futsal tuna rungu tingkat nasional.



