
Selama bulan Agustus, sejumlah ruas jalan di Ponorogo ditutup sementara untuk kegiatan Agustusan maupun hajatan. Salah satunya jalur yang menghubungkan Desa Japan, Kecamatan Babadan, dengan Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, via Jembatan Asem Growong, yang mulai Jumat (22/8/2025) ditutup total.
Kepala Desa Japan, Mustofa Arifin, membenarkan adanya penutupan jalan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penutupan bukan karena perayaan Agustusan.
“Penutupan jalan ini bukan untuk kegiatan Agustusan, melainkan karena ada dua warga kami yang sedang menggelar hajatan. Demi keamanan dan kenyamanan, sementara pengguna jalan, baik sepeda motor maupun mobil, tidak diperbolehkan melintas,” jelas Mustofa.
Ia menambahkan, Jembatan Asem Growong merupakan akses utama penghubung antara Desa Japan dan Plalangan. “Bagi warga Plalangan yang ingin ke kota biasanya lebih dekat kalau lewat Desa Japan. Tapi karena ditutup, sementara harus memutar lewat jalan raya Ponorogo–Jenangan atau lewat Sewelut, dengan selisih jarak sekitar satu kilometer,” katanya.
Menurut Mustofa, lokasi hajatan berada sekitar 200 meter dari jembatan. “Harapannya setelah acara rampung, tenda hajatan segera dibongkar sehingga akses jalan bisa kembali normal,” pungkasnya.



