
Cuaca ekstrem melanda Ponorogo beberapa hari terakhir, Rabu 21 Agustus misalnya, hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan genangan air.
Hadi Susanto, dari TIM BPBD Ponorogo mengatakan, cuaca ekstrem masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, ini dikarenakan Gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan gelombang Kelvin berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Dampaknya seperti yang terjadi di beberapa wilayah Rabu sore. Setidaknya ada tiga titik yang dilaporkan pohon tumbang. Di Nologaten pohon tumbang tumbang dan menghalangi sebuah warung serta menimpa satu sepeda motor tinggi pohon yang tumbang tersebut 6 meter.
Kemudian di Jl. Dokter Sutomo, pohon tumbang berdiameter 60 sentimeter dengan tinggi 10 meter menimpa 3 mobil. Meski begitu hanya ada satu mobil yang penyok namun tidak terlalu rusak berat, karena pohon jenis sono tersebut sempat mengenai tembok.
Kemudian pohon tumbang juga menimpa sebuah warung di dekat kampus UMPO. Pohon mangga menimpa bagian belakang warung Mbah Doel, namun kerusakan tidak terlalu parah. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada dan update cuaca melalui kanal yang terverifikasi milik BMKG.



