
Ratusan pemuda di Kota Reyog mengikuti seleksi magang ke Jepang. (Foto/Yudi)
Ratusan pemuda di Kota Reyog mengikuti seleksi magang ke Jepang. Program ini diinisiasi oleh Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (Ikapeksi) bekerjasama dengan Pemkab Ponorogo dan berlangsung di Gedung Industri Kecil Menengah (IKM) Kelurahan Tambakbayan.Kerjasama tersebut merupakan bagian dari konsep pentahelix atau kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sugiri Sancoko Bupati Ponorogo mengatakan Program ini diharapkan mampu membuka jalan bagi anak-anak muda Ponorogo untuk bekerja ke luar negeri secara profesional. Setelah kembali, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun daerah.
Sementara itu Pranyoto Widodo Ketua Umum Ikapeksi mengatakan, kesempatan magang ke Jepang dipandang sebagai sarana untuk menimba ilmu, menambah pengalaman, serta menerapkan budaya disiplin dan etos kerja. Program Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu (SMART) sendiri dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Pranyoto, Jepang saat ini tengah mengalami kekurangan tenaga kerja di sektor informal, sehingga peluang ini menjadi kesempatan emas bagi pemuda Indonesia. Dari 190 peserta yang mengikuti pelatihan di Ponorogo, ditargetkan minimal 60 persen dapat lolos seleksi dan berangkat ke Jepang.
Seleksi ini digelar selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2025. Selain peningkatan profesionalitas, para peserta juga dibekali pemahaman untuk menjaga nama baik Indonesia ketika berada di Jepang.



