Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Agustus
  • 5
  • Harga Bawang Merah Melonjak, Petani di Pulung Masih Pikir-pikir untuk Tanam Lagi
  • Jelajah

Harga Bawang Merah Melonjak, Petani di Pulung Masih Pikir-pikir untuk Tanam Lagi

Gema Surya FM Selasa 5 Agustus 2025 | 12:37 WIB
bawang merah

Harga bawang merah mengalami kenaikan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Di tingkat petani, harga sudah menyentuh angka antara Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, di pasar, harga jual bawang merah bisa menembus Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan ini seolah menjadi angin segar bagi para petani, namun tidak semua langsung menyambut dengan optimisme. Di desa Pulung Merdiko, Pulung, Ponorogo, hanya sedikit petani yang rutin menanam bawang merah.

“Di sini paling hanya sekitar sepuluh orang yang memang biasa nanam bawang merah. yang lain masih ragu-ragu, apalagi yang baru mulai, karena risikonya tinggi,” ujar Wahyudi, salah satu petani setempat, Selasa (5/8/2025).

Wahyudi menjelaskan bahwa budidaya bawang merah memiliki tantangan besar, baik di musim hujan maupun kemarau. Saat musim hujan, tanaman rawan terserang jamur. Sedangkan saat musim kemarau, serangan ulat menjadi persoalan yang tak kalah berat.

“Kalau musim hujan, jamur sering bikin tanaman busuk. giliran kemarau, ulat banyak banget. jadi serba salah,” ucapnya.

Tak hanya itu, lonjakan harga juga terjadi pada benih bawang merah. menurut Wahyudi, saat ini harga benih mencapai sekitar Rp70.000 per kilogram, naik cukup signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya.

“Harga benih naik terus. padahal kita juga belum tentu untung nanti pas panen. jadi saya masih pikir-pikir untuk musim tanam berikutnya,” imbuhnya.

Wahyudi dan petani lain kini memilih untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mereka harus mempertimbangkan musim dan potensi harga di masa panen nanti. Kekhawatiran utama adalah harga bawang bisa saja turun tajam saat panen raya, yang justru bisa menyebabkan kerugian.

“Kalau pas panen harganya anjlok, ya bisa rugi besar. makanya sekarang harus benar-benar dihitung,” tutupnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jenazah Wahyu Agung Prasetyo, PMI Asal Ponorogo, Akhirnya Dipulangkan Setelah 1,5 Bulan
Next: Gerimis Iringi Pementasan Kolaborasi Santri dan Teater di Alun-Alun Ponorogo

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.