
Salah satu spot vandalisme diantara masih banyak lagi di goa Mranten, tempat yang sekarang menyedot banyak masyarakat untuk menikmati keindahan alam. (Gambar/Karin)
Salah satu destinasi wisata di Ponorogo yang saat ini viral dan ramai pengunjung adalah Goa Mranten di Desa Temon, Sawoo.
Berada di badan Gunung Bayangkaki, goa ini menyuguhkan bentang alam pegunungan selatan Jawa dan dataran Kabupaten Ponorogo. Bahkan, pengunjung bisa melihat cantiknya Waduk Bendo dari atas.
Hanya saja, keindahan alam tersebut dikotori dengan aksi vandalisme, di mana banyak yang melakukan corat-coret goa. Suwoto, Kepala Desa Temon, Sawoo, Ponorogo, saat dikonfirmasi membenarkan jika makin banyak yang corat-coret di goa.
“Karena itu, kami bersama karang taruna, akan memasang imbauan untuk menjaga keindahan goa,” kata Suwoto ketika dihubungi Gema Surya dalam program Jelajah Pagi, Senin (4/8/25).
Pasalnya, goa Mranten selain sebagai tempat wisata juga menjadi situs sejarah yang harus dilestarikan. Pihaknya mengakui jika goa Mranten menjadi terkenal dan banyak wisatawan datang untuk menikmati keindahan alam yang eksotik.
Apalagi, beberapa fasilitas sudah ada, salah satunya tangga setinggi 8 meter untuk memanjat.
“Para pemuda di desa kami juga banyak yang nyambi jadi ojek untuk mengantarkan wisatawan apabila takut dengan medan,” tambahnya.
Diakui, jika medan lebih enak ditempuh dengan menggunakan sepeda motor daripada mobil. (rl/ab)



