
Mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP dan Damkar Ponorogo harus dua kali keluar garasi pada Jumat (18/7) menyusul dua peristiwa kebakaran yang terjadi di lokasi berbeda.
Kebakaran pertama terjadi di dapur rumah milik Katin, warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo. Api diduga berasal dari tungku yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian sekitar Rp5 juta.
Sementara itu, kebakaran kedua menimpa kandang kambing milik Arif Widodo, warga Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman. Api diduga berasal dari diang (perapian) yang berada di sekitar kandang. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp2 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, membenarkan dua kejadian kebakaran tersebut. Ia menyebutkan bahwa keduanya disinyalir akibat kelalaian pemilik.
“Dua kebakaran ini terjadi karena kurang hati-hatinya pemilik rumah. Apalagi saat ini memasuki musim kemarau, sehingga api lebih mudah menyebar ke barang-barang yang mudah terbakar,” terang Bambang.
Total kerugian dari dua kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp7 juta. Bambang pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat membakar sesuatu. “Jangan sampai lalai, karena musim kemarau sangat rawan kebakaran,” tegasnya.



