
Panitia sedang menghitung uang dari celengan peserta. (Gambar/Barno)
Tradisi bongkar celengan tetap berlanjut di Desa Bringinan Jambon, bahkan sudah memasuki tahun ke-9. Tahun ini pihaknya menargetkan bisa membongkar 200 celengan.
“Peserta bongkar celengan ini tidak hanya warga desa sini (Bringinan) saja, namun sudah sampai desa sekitar sini,” kata Barno, Kepala Desa Bringinan Jambon
Barno memperkirakan total uang yang berada di celengan anak-anak tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, pasca celengan dibongkar, langsung ditabung di rekening bank dengan nama masing-masing peserta bongkar celengan, karena pihak panitia bekerja sama dengan pihak bank.
Masih kata Barno, beda dengan dua tahun lalu yang diberikan langsung ke peserta, pasalnya pihaknya juga mendapatkan keluhan orang tua jika diberikan pada anak, hasil dari celengan mereka dibuat jajan.
Pembongkaran celengan di Desa Bringinan ini mulai dari tanggal 28–30 Juni 2025.
“Dari panitia nantinya juga akan diberikan penghargaan kepada peserta,” pungkas Barno. (rl/ab)



