
Kabar duka menyelimuti keluarga Wahyu Agung Prasetyo, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Dukuh Tunjungan, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Pria berusia 25 tahun itu dikabarkan meninggal dunia di Taiwan akibat kecelakaan lalu lintas.
Suparman, Kamituwo Dukuh Tunjungan, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan bahwa informasi yang diterimanya menyebutkan Wahyu mengalami kecelakaan dan menderita luka parah hingga tak sadarkan diri, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di rumah sakit setempat.
“Informasinya karena kecelakaan lalu lintas. Korban sempat koma dan meninggal dunia setelah dirawat,” jelas Suparman..
Wahyu diketahui berangkat ke Taiwan secara resmi sebagai PMI. Namun, saat menjalani pemeriksaan medis di sana, ditemukan bahwa ia memiliki riwayat penyakit. Hal ini sempat membuat majikan berniat memulangkannya ke Indonesia.
Namun, Wahyu memilih menolak untuk dipulangkan dan memutuskan kabur demi mencari majikan baru. Selama di Taiwan, ia mendapat bantuan dari paguyuban warga Indonesia, termasuk saat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Untungnya ada komunitas WNI di sana yang membantu almarhum selama dirawat,” tambah Suparman.
Saat ini, jenazah Wahyu masih dalam proses pemulangan ke tanah air. Pihak desa masih berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo terkait kepulangannya.
“Kami sedang koordinasi agar proses pemulangan jenazah bisa segera terlaksana,” pungkasnya.



