Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Mei
  • 23
  • Curah Hujan Masih Tinggi di Musim Kemarau, Petani di Purworejo Tunda Tanam Tembakau
  • Jelajah

Curah Hujan Masih Tinggi di Musim Kemarau, Petani di Purworejo Tunda Tanam Tembakau

Gema Surya FM Jumat 23 Mei 2025 | 15:50 WIB
tembakau

Curah hujan yang masih tinggi hingga bulan Mei ini membuat para petani di Desa Purworejo, Kecamatan Balong, Ponorogo, belum berani memulai musim tanam tembakau. Sekitar 10 hektare lahan yang biasa digunakan untuk komoditas tersebut kini dibiarkan kosong menunggu datangnya musim kemarau.

Didik Subagyo, Kepala Desa Purworejo, mengatakan bahwa para petani memilih menunggu cuaca benar-benar panas sebelum mulai menanam. “Kalau sudah masuk musim kemarau, menanam tembakau jadi pilihan utama karena jauh lebih menguntungkan dibanding tanaman lain,” ujarnya, Jumat (23/5/2025).

Untuk sementara waktu, lahan-lahan tersebut sengaja tidak ditanami padi atau tanaman jenis lain. Hal ini karena tembakau mampu memberikan hasil keuntungan dua hingga tiga kali lipat dibandingkan padi.

“Kalau cuaca mendukung dan panas, petani bisa mendapatkan hingga Rp20 juta per kotak untuk panen pertama. Sementara padi hasilnya hanya di bawah Rp10 juta per kotak,” jelas Didik.

Para petani berharap cuaca mulai membaik pada bulan Juni atau Juli, yang seharusnya sudah memasuki musim kemarau. Namun apabila hujan masih terus turun dalam dua bulan ke depan, dikhawatirkan mereka tidak bisa menanam tembakau sama sekali tahun ini.

“Kalau sampai Juli masih hujan, bisa dipastikan petani tembakau akan gigit jari,” pungkas Didi

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Beat Masuk Parit di Desa Blembem, Remaja 13 Tahun MD di TKP
Next: Banyak Mendapat Kiriman Pasien dari Luar Daerah, Panti Dhuafa Manula Jetis Ponorogo Over Load

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.