Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Mei
  • 20
  • Unjuk Rasa, Pengemudi Ojol Ponorogo Matikan Aplikasi 24 jam
  • Jelajah

Unjuk Rasa, Pengemudi Ojol Ponorogo Matikan Aplikasi 24 jam

Gema Surya FM Selasa 20 Mei 2025 | 12:49 WIB
OJOL

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Ponorogo sepakat mematikan aplikasi selama 24 jam, mulai Selasa (20/5), sebagai bentuk solidaritas terhadap aksi unjuk rasa yang digelar secara serentak di berbagai kota besar di Indonesia.

Aksi ini dilakukan sebagai protes terhadap kebijakan aplikator yang dinilai merugikan pengemudi. Selain itu, para pengemudi juga menyuarakan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan tarif dan sistem pembagian hasil.

Dwi, salah satu pengemudi ojol di Ponorogo, mengatakan bahwa sebagian rekan-rekannya memilih turun langsung dalam aksi demonstrasi di luar kota. Sementara dirinya mendukung aksi tersebut dengan tidak menerima order selama sehari penuh.

“Teman-teman ada yang ke kota untuk demo. Saya sendiri memilih off aplikasi hingga pukul 00.00 malam nanti sebagai bentuk dukungan,” ujar Dwi kepada wartawan.

Menurutnya, unjuk rasa ini melibatkan pengemudi roda dua dan roda empat dari berbagai wilayah. Para peserta aksi akan menolak pesanan dengan cara mematikan aplikasi, dan masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pemesanan selama aksi berlangsung.

Adapun tuntutan utama para pengemudi ojol meliputi:

  • Pembatasan potongan aplikator maksimal 10 persen.
  • Revisi skema tarif penumpang dengan menghapus fitur seperti aceng, slot, hemat, dan prioritas.
  • Keterlibatan asosiasi pengemudi, regulator, aplikator, dan YLKI dalam penetapan tarif layanan makanan dan pengiriman barang.

Dwi menyebut potongan aplikasi yang saat ini mencapai 30 hingga 40 persen sangat membebani pengemudi dan tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh.

“Potongan yang besar sangat memberatkan kami. Kami berharap ada perubahan yang lebih adil dan berpihak pada pengemudi,” ungkapnya.

Aksi ini dijadwalkan berlangsung selama 24 jam dan menjadi bagian dari gerakan nasional para pengemudi ojol untuk mendesak perubahan kebijakan dari pihak aplikator.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Sungai Sombro Sooko Tercemar Bakteri Fecal Coliform, Diduga dari Kotoran Sapi
Next: Baru Setahun Dibangun, Rumah di Desa Jurug Sooko Rusak Diterjang Tanah Longsor

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.