
Proses pembersihan material tanah longsor yang menimpa rumah Supriyanto, Kepala Desa Ngebel, Ponorogo, masih terus berlangsung hingga Selasa, 20 Mei 2025. Longsor menyebabkan bagian dapur rumah tertimbun material tanah.
Menurut pantauan Hadi Susanto, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, alat berat masih berada di lokasi untuk membantu proses pembersihan. Ia menyampaikan bahwa butuh waktu cukup lama untuk membersihkan seluruh material longsor, mengingat banyak perabot rumah tangga yang masih tertimbun.
“Barang-barang seperti kulkas, almari, televisi, dan lainnya harus dievakuasi lebih dulu sebelum pembersihan tanah dilakukan. Itu yang cukup memakan waktu,” ujarnya.
Selain itu, proses pengangkutan tanah juga menjadi tantangan tersendiri karena material harus dipindahkan ke lokasi lain. Untuk itu, pemilik rumah telah menyediakan tiga dump truck guna mempercepat proses evakuasi material longsor.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, tim juga berencana menebang pohon yang berada di atas tebing rumah karena berpotensi roboh. Sementara itu, tebing setinggi 12 meter di belakang rumah akan diperkuat dengan pembuatan terasering guna mencegah longsor susulan.
Pihak BPBD memperkirakan seluruh proses pembersihan dan penanganan pascalongsor akan rampung dalam pekan ini.



