Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • April
  • 14
  • Pasca Lebaran, Ada Indikasi Banyak Warga Kena Chikungunya, Permintaan Obat di Apotek Naik 15 Persen
  • Jelajah

Pasca Lebaran, Ada Indikasi Banyak Warga Kena Chikungunya, Permintaan Obat di Apotek Naik 15 Persen

Gema Surya FM Senin 14 April 2025 | 10:50 WIB
Chik

Pasca perayaan Idulfitri 1446 H, ada indikasi banyak Ponorogo yang terkena penyakit chikungunya. Sejumlah apotek menyampaikan banyaknya pembeli yang menanyakan obat untuk cikungunya. 

Arif Nasruhan, pemilik salah satu apotek di wilayah kota Ponorogo, menyebut banyak pelanggan datang dan menanyakan obat untuk chikungunya.

“Sebetulnya tidak ada obat khusus untuk chikungunya, demam berdarah, atau influenza karena itu semua penyakit akibat virus,” jelas Arif saat ditemui, Senin (14/4).

Ia menambahkan, pihaknya selalu memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa obat yang tersedia hanya untuk meredakan gejala yang ditimbulkan, seperti nyeri sendi, radang, atau demam.

“Penyakit seperti chikungunya itu bisa sembuh sendiri seiring membaiknya daya tahan tubuh. Tapi karena gejalanya cukup menyiksa, orang biasanya butuh pereda nyeri atau obat untuk hidung tersumbat, batuk, dan bersin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, banyak masyarakat keliru memahami bahwa obat-obatan tersebut menyembuhkan penyakit virus.

“Karena setelah minum obat nyeri gejalanya hilang, orang mengira obat itu manjur untuk menyembuhkan chikungunya. Padahal itu hanya meredakan gejalanya,” imbuh Arif.

Permintaan obat nyeri dan anti radang disebut meningkat sekitar 10–15 persen usai Lebaran. Meski demikian, Arif mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi obat tersebut dalam jangka panjang.

“Sebaiknya dikonsumsi hanya saat gejala terasa. Kalau sudah membaik, hentikan. Penggunaan jangka panjang bisa berdampak pada lambung,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Usai Lebaran, CFD di Cokroaminoto dan Jensud, Sepi
Next: Diskominfo Pemkab Ponorogo Siap Gandeng Polisi, Potong Kabel Internet Tak Bertuan

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.