Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • April
  • 7
  • Balon Udara Jatuh di Ngrupit Jenangan Nyaris Bakar Rumah Warga
  • Headline
  • Jelajah

Balon Udara Jatuh di Ngrupit Jenangan Nyaris Bakar Rumah Warga

Gema Surya FM Senin 7 April 2025 | 11:46 WIB
Amrih

Sebuah balon udara tanpa awak jatuh dan membakar atap rumah milik Muhaimin, warga Jalan Raya Puspita Jaya No. 21, Dukuh Tengang, RT 03 RW 02, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu malam, 5 April 2025 sekitar pukul 22.45 WIB.

Akibat kejadian tersebut, sebagian atap rumah terbakar dan sempat membuat panik pemilik rumah serta warga sekitar. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas.

Kapolsek Jenangan, AKP Amrih Widodo, membenarkan peristiwa tersebut. “Tidak diketahui pasti asal balon udara itu, namun kami pastikan bukan dari wilayah Jenangan,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh seorang pengguna jalan yang melihat api di atap rumah. Ia kemudian memberitahukan tetangga yang hendak membeli rokok. Karena pemilik rumah tak kunjung merespons saat dipanggil, warga kemudian menghubungi saudara korban dan bersama-sama memadamkan api.

“Dengan bantuan warga, balon udara yang sebagian terbakar berhasil ditarik turun dari atap, lalu dilakukan penyemprotan air hingga api benar-benar padam,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, atap rumah diketahui terbuat dari kayu jati dan talang air berbahan karet, yang membuat api cepat menyambar. Adapun balon udara yang jatuh memiliki ukuran sekitar 1 meter x 5 meter, terbuat dari bahan plastik dengan rangka lingkaran bambu dan tali kawat di bagian bawah.

AKP Amrih mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menerbangkan balon udara, apalagi tanpa awak dan pengawasan.

“Kami terus mengingatkan agar warga tidak bermain petasan dan menerbangkan balon udara karena sangat berbahaya. Kegiatan seperti ini sudah menimbulkan kerugian besar bagi warga,” tegasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Volume Sampah Alami Kenaikan 20 Persen Saat Lebaran
Next: Bupati Warning ASN, Larang Terlambat Datang di Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Lebaran

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.