
Proses evakuasi batu raksasa yang menimpa rumah Sunarto, warga RT 03 RW 01 Dukuh Suka Makmur, Desa Ngilo-Ilo, Ponorogo, diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari. Batu tersebut memiliki panjang 4 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 3 meter, sehingga membutuhkan alat khusus untuk memecahnya.
“Pengerjaan sudah dimulai pada Ahad, 23 Februari 2025. Namun, karena terkendala hujan dan ukuran batu yang besar, baru bisa selesai sekitar 50 persen,” ujar Agung Prasetyo, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo.
Ia menargetkan bahwa evakuasi akan rampung 100 persen pada Senin, 24 Februari 2025. “Jika dikumpulkan, pecahan batu tersebut mencapai lebih dari satu truk. Rencananya, pecahan batu akan diserahkan ke pemerintah desa setempat untuk digunakan sebagai plengsengan di depan rumah Sunarto yang rusak akibat kejadian ini,” tambahnya.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Dukuh Suka Makmur, Desa Ngilo-Ilo, Kecamatan Slahung, pada Sabtu sore, 22 Februari 2025, mengakibatkan longsor. Longsoran batu berukuran jumbo tersebut mengenai sebagian rumah Sunarto hingga mengalami kerusakan parah.
Kerusakan paling parah terjadi di bagian dapur, kamar mandi, dan kios. Sejumlah perabotan rumah tangga hingga satu unit kendaraan pun tidak dapat diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena penghuni rumah berada di rumah sebelah saat kejadian.