Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Februari
  • 10
  • Dispertahankan Pemkab Ponorogo Kirim Sampel Ikan Mati dan Air di Telaga Ngebel untuk Diuji Lab
  • Jelajah

Dispertahankan Pemkab Ponorogo Kirim Sampel Ikan Mati dan Air di Telaga Ngebel untuk Diuji Lab

Gema Surya FM Senin 10 Februari 2025 | 10:15 WIB
ikan mati

Fenomena ribuan ikan mati di Telaga Ngebel tetap mendapat perhatian serius dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Meski disebabkan oleh upwelling yang rutin terjadi setiap tahunnya, penyebab pastinya harus dikaji dan diteliti lagi.

Erika, Kasi Perikanan Dispertahankan, mengatakan pihaknya telah mengirimkan sampel ikan mati dan juga uji kualitas air ke laboratorium milik provinsi Jawa Timur. Untuk hasilnya, pihaknya masih menunggu.

Upaya yang bisa dilakukan petani keramba agar kerugian tidak terlalu besar yang harus ditanggung setiap tahunnya adalah dengan rajin mengecek kondisi air telaga. Jika warnanya berubah hitam dan tercium belerang, ada baiknya segera memanen ikan. Selain itu, tidak menabur benih ikan terlalu banyak.

Fenomena ikan mati karena upwelling terjadi saat musim pancaroba dan adanya angin. Berdasarkan catatannya, sering terjadi pada Februari dan Agustus, namun kapan waktunya sulit ditentukan.

Pihaknya berharap ikan-ikan yang mati tidak dikonsumsi, apalagi hasil uji lab belum turun. Dijelaskan, di Telaga Ngebel ada 5 kelompok tani keramba dan 80 persennya terdampak fenomena tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Asem-Aseman di Wilayah Sukorejo, Banyak Petani Tanam Ulang Padi
Next: Kualitas Kurang Bagus, Harga Gabah Merosot

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.