Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Januari
  • 3
  • Puluhan Kambing di Pomahan Pulung Mati Misterius, Peternak Rugi Besar
  • Jelajah

Puluhan Kambing di Pomahan Pulung Mati Misterius, Peternak Rugi Besar

Gema Surya FM Jumat 3 Januari 2025 | 13:30 WIB
AF

Harapan para peternak kambing di Dukuh Poh Ijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, untuk meraih keuntungan saat Idul Adha mendatang pupus setelah kambing-kambing mereka mati secara mendadak. Hingga saat ini, penyebab kematian misterius tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi para peternak.

Pandi, salah satu peternak di Desa Pomahan, mengungkapkan bahwa empat ekor kambingnya mati tanpa menunjukkan gejala sakit sebelumnya.

“Awalnya kambing teriak-teriak tiga kali, lalu saya lihat sudah tidur, terus kejang-kejang dan mati. Tidak ada tanda-tanda sakit sebelumnya,” ujarnya.

Pandi mengaku sangat terpukul karena kambing-kambing tersebut rencananya akan dijual menjelang Idul Adha.

“Sekarang cuma tersisa tiga ekor kambing di kandang. Itu pun terpaksa dijual murah seharga Rp 5 juta. Kerugian akibat empat kambing yang mati sekitar Rp 20 juta,” tambahnya.

Hal serupa juga dialami oleh Asih, peternak lainnya yang memiliki sepuluh ekor kambing. Satu ekor kambingnya mati secara mendadak, sementara sembilan ekor lainnya kini diupayakan tetap sehat.

“Di desa ini banyak kambing yang mati mendadak, ada yang lima ekor, ada yang delapan. Selama puluhan tahun beternak kambing, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi,” ujar Asih.

Menanggapi kasus ini, Drh. Roin Umaya, Medik Veteriner dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo, menjelaskan bahwa gejala yang ditemukan pada kambing-kambing yang mati adalah pembesaran perut.

“Ada kemungkinan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem dan makanan rambanan yang diberikan oleh peternak. Namun, kami pastikan kematian ini bukan disebabkan oleh penyakit mulut dan kuku (PMK),” jelasnya.

Roin juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memberikan penanganan dengan penyemprotan disinfektan di lokasi kandang dan pemberian vitamin untuk kambing yang tersisa.

“Kami akan terus memantau situasi dan memberikan edukasi kepada peternak agar kejadian ini tidak terulang,” tambahnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Ada Indikasi PMK Masuk Ponorogo, Pemkab Minta Bantuan Vaksin ke Pusat
Next: Puluhan Warga Ngasinan Jetis Terkena Cikungunya, Petugas Epidemiologi Temukan Banyak Jentik Nyamuk

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.